Top Stories

Grid List

(11:20:26) DBFMinfo, Bandarlampung : Sinergi TVR (TV-Radio) Parlemen dengan TV dan Radio Lokal dalam Membangun Pemahaman Publik terhadap Kinerja Anggota DPR RI menjadi tema lokakarya yang menampilkan pembicara Al Muzammil Yusuf, Anggota Komisi I DPR RI Dapil Lampung, Febrianto Ponahan Ketua KPID Lampung dan Bayu Setiadi Kasubag Program dan Produksi TVR Parlemen dengan Moderator Sri Wahyuni dari KPID, berlangsung di Hotel Horison Bandarlampung
Anggota Komisi I DPR RI Al Muzammil Yusuf mengatakan sesuai tema lokakarya bagaimana Sinergi TVR Parlemen dengan Televisi dan Radio lokal Lampung, karena Anggota DPR RI Dapil Lampung cukup banyak dan berita dari Komisi 1 hingga 11, dari Senin hingga Kamis ada rapat komisi.
"Di DPR setiap hari ada hot issue, dari Senin sampai Kamis, bahkan ada juga rapat yang sampai 3 hari baru selesai, artinya, Radio dan TV gak akan kekurangan berita" kata Al Muzamil Yusuf, Jum'at (29/11/2019).

Menurut Muzamil, masyarakat sangat membutuhkan informasi dari DPR , sehingga ancaman penutupan radio dan televisi karena tidak punya contein siaran bisa dihindari. "saya kira masyarakat di bawah sangat membutuhkan sehingga keluhan bahwa ancaman terhadap Radio dan tv yang tidak bisa melakukan siaran lalu ditutup bisa kita hindari karena tidak akan kekurangan bahan siaran" terang Muzamil lagi.
Ditempat yang sama, Kasubbag Program dan Produksi Televisi dan Radio Parlemen Bayu Setiadi dalam laporannya mengatakan, lokakarya diikuti sekitar 50 Radio dan Televisi lokal di Lampung. Lokakarya ini disrlenggarakan karena belum berimbangnya pemberitaan terkait dengan kinerja anggota Dewan.
"Latar belakang digelarnya Lokakarya ini diantaranya adalah belum berimbangnya pemberitaan terkait dengan kinerja dewan di mana masih ada tren Bad News is Good News, melului lokakarya ini insyaallah berita pisitif tentang kinerja anggota dewan dapat lebih diketahui oleh masyarakat luas." kata Bayu Setiaji dalam laporannya.

Masyarakat di daerah, lanjutnya juga tertarik dengan kinerja dewan karena hal ini disadari TV parlemen masih kurang adanya sosialisasi yang lebih optimal terutama keterbatasan TV Parlemen sebagai televisi dan dari parlemen yang sampai hari ini belum mempunyai kanal yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat.
"Dalam mewujudkan demokrasi yang mensejahterakan rakyat hanya tiga unsur kekuatan, pertama eksekutif kemudian legislatif dan Yudikatif, oleh karena itu untuk menjalankan hal ini perlu diberi ruang kepada legislatif dalam menyampaikan kinerja kepada masyarakat terutama setiap anggota dewan kepada konstituennya di daerah masing masing." tukas Bayu Setiaji.(db/adl).

I

(12:13:16) DBFMinfo, Kalianda : Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) adalah sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial yang dijalankan dengan prinsip mudah terpadu dan tuntas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan M. Sefri Masdian dalam laporannya pada Bimbingan Teknis dan Evaluasi Pelaksanaan LAPOR, Selasa (19/11/2019) di Kalianda juga mengatakan, kabupaten lampung selatan sudah menjalankan atau menggunakan aplikasi ini sejak tahun lalu, untuk menjaring partisipasi masyarakat sekaligus tuntutan demokrasi dalam Pemilihan umum di Kabupaten Lampung Selatan.
"Kabupaten Lampung Selatan sudah menggunakan LAPOR sejak tahun 2018, dalam rangka untuk mendorong partisipasi publik terhadap jalannya Pemilihan Umum di Kabupaten Lampung Selatan" Kata M. Sefri Masdian, Selasa (19/11/2019).
Pada bagian lain laporannya, Sefri Masdian mengatakan, aplikasi LAPOR sendiri oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bersama Kementerian Dalam Negeri, Kantor Staff Kepresidenan, Ombudsman Republik Indonesia, sebagai saluran partisipasi masyarakat untuk pengawasan pembangunan dan pelayanan publik.
"Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan pengaduan bisa melalui situs www.lapor.go.id atau melalui sms ke 0708 atau bisa juga melalui twetter." lanjut dia.
Sementara PLT. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto melalui Asisten Sekda Bidang Kesra dan Pemerintahan Supriyanto mengatakan jika dulu hanya sebagian orang saja yang dapat mengakses intetnet, namun di era tehnologi informasi saat ini, setiap orang bisa mengakses internet dan permasalahan sudah semakin kompleks.
"Tidak bisa disangkal bahwa saat ini adalah era tehnologi dan informasi jika dulu internet hanya dikonsumsi bagi sebagian orang yang berpendidikan namun sekarang ini seiring dengan kemajuan tekologi masalah di indonesia sudah semakin kompleks, ini dapat dibuktikan salah satunya dengan indonesia sebagai pengakses facebook terbesar dan fenomena ini memiliki dampak yang baik apabila menggunakannya tepat sasaran dan juga kemajuan teknologi dapat berdampak buruk apabila mempergunakan untuk hal hal yang menyimpang" tegas plt. Bupati Nanang Ermanto.
Diketahui, laporan dari lmplementasl Iayanan pengaduan masyarakat melalul aplikas LAPOR pada tahun 2019 sampai dengan akhlr bulan November Jumlah Laporan yang Masuk 70 laporan dengan Iaporan terdisposisl kepada OPD : 58, laporan tertunda : 2, laporan belum terverifikasi dan Iaporan yg tidakjelas atau ditulis berulang : 8. Dari 58 Laporan yang terdisposisi, terdapat 51 laporan yang belum dltindaklanjuti OPD/Kecamatan den 7 laporan yang sudah selesai ditindaklanjuti.
Kategori pelaporan yang sering diadukan adalah masalah administrasi dan lnsfrastruktur. Lokasi dari laporan pengaduan tertinggl adalah Kecamatan Jatimulyo dan Kalianda . Sedangkan OPD yang sering menerima Iaporan pengaduan adalah Dinas PU, Disdukcapil, BPMD, Dlnsos, Dinas Pendidikan dan BLHD. Sementara OPD yang sudah menindaklanjuti laporan baru Dinas PU dan Disdukcapil.
Bimtek dan Evuasi Pelaksanaan LAPOR, berlangsung sehari, diikuti dari unsur Polri, OPD, dan Kecamatan di Lampung Selatan.(db/mel).

(19:44:34) DBFMinfo, Kalianda : Gubernur Lampung Arinal Junaidi mengapresiasi keberhasilan yang telah diraih kabupaten Lampung Selatan yang telah berhasil memposisikan kabupaten lampung selatan sejajar dengan kabupaten lainnya.
Melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Dewi Budi Utami, pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke 63 Kabupaten Lampung Selatan, di Gedung DPRD Setempat, Kamis (17/11/2019) juga mengucapkan selamat kepada jajaran Pemerintah Kabupaten dan warga Lampung Selatan, agar momentum peringatan HUT Ke 63 ini lebih mempererat hubungan antara masyarakat dengan Pemkab Lampung Selatan.
"Untuk itu, atas nama jajaran pemerintah provinsi lampung dan pribadi saya mengucapkan selamat kepada pemerintah dan seluruh warga masyarakat kabupaten Lampung Selatan, semoga momentum peringatan hari jadi ini diharapkan dapat mempererat hubungan yang selalu mendukung antara pemerintah dengan masyarakat dalam membangun kabupaten Lampung Selatan" kata Dewi Budi Utami membacakan sambutan Gubernur, Kamis (14/11/2019).
Pada bagian lain sambutannya, Gubernur mengatakan, dirinya memiliki visi Rakyat Lampung Berjaya, agar Lampung dalam kondisi aman, masyarakat berbudaya, maju dan berjaya dan sejahtera.
"Saya dan Bu Nunik (Wakil Gubernur : red) memiliki visi pada periode kami, Rakyat Lampung Berjaya visi tersebut dimaksudkan agar Lampung dalam kondisi aman masyarakat yang berbudaya maju dan berjaya dan sejahtera." terang Gubernur.
Pencapaian visi tersebut, lanjut Gubernur, diikuti komitmen melalui 33 program kerja yang akan diimplementasikan ke dalam program dan kegiatan prioritas beberapa di antaranya adalah di bidang pertanian, pariwisata, pendidikkan, kesehatan keagamaan dan reformasi birokrasi.
Untuk melaksanakan program tersebut, menurut Gubernur, diperlukan kerja keras persamaan persepsi, konsolidasi semangat dan tekad untuk mewujudkan rakyat Lampung berjaya.
"Oleh karena itu saya mengajak kepada bupati Ketua dan Anggota DPRD beserta jajaran, hingga seluruh elemen lapisan masyarakat Lampung Selatan agar bersama sama bersinergi mendukung dan meningkatkan kinerja sehingga pelaksanaan program pemerintah pembangunan lima tahun mendatang dapat berjalan dengan baik" ajak Arinal Junaidi. (db/ran/mel).

(13:15:30) DBFMinfo, Kalianda : Kabupaten Lampung Selatan, resmi berdiri pada tahun 1956, dalam penjalanannya diusia 63 Tahun Kabupaten Lampung Selata telah dipimpin 22 Bupati dan 19 pimpinan DPRD.
Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi, pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke 63 Kabupaten Lampung Selatan, di Gedung DPRD setempat Kamis (14/11/2019) mengatakan Kabupaten Lampung Selatan, sebelumnya masih masuk Sumatera Selatan dan dalam perjalanan waktu mengalami perubahan dan masuk wilayah Peovinsi Lampung.
" Kita mengalami perubahan untuk itu kita patut bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa dan kerja keras kita semua untuk memelihara keamanan kehidupan masyarakat modern aman nyaman" Kata Hendry Rosyadi, Kamis (14/11/2019).
Sementara Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dalam sambutannya mengatakan, 63 tahun yang lalu berdirinya Kabupaten Lampung Selatan berdasar UU NO 4/1956 tentang pembentukkan darrah Kabupaten dalam lingkungn daerah Provinsi Sumatra Selatan, ada 14 Kabipaten, diantaranya Kabupaten Dati II Lampung Selatan. "
Enam puluh tiga tahun yang lalu berdirinya Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan undang undang nomor 4 tahun 1956, tentang pembentukan daerah kabupaten dalam lingkungan daerah Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 14 Kabupaten di antaranya Kabupaten Dati Dua Lampung Selatan berbarengan dengan pembentukkan Lampung Selatan bersama DPRD dan 7 Dinas Otonomi. " terang Nanang Ermanto dalam sambutannya.
Lebih lanjut Nanang mengatakan, kita patut bersyukur karena telah dianugerahi keanejaragaman budaya dan masyaralat hidip penuh toleransi .
"Selayaknya kita bersyukur karena dianugerahi oleh allah subhanahu wa taala sumber daya alam yang melimpah dan memiliki keanekaragaman budaya di mana masyarakat hidup secara penuh toleransi dan memberikan kelelusaan bagi masyarakatnya untuk berkarya dan mengabdi dengan penuh dedikasi" kata Plt Bupati.
Pembangunan sebagaimana dipahami, adalah proses multi dimensional yang merangkum aspek kehidupan bermasyarakat, proses dan dinamika pembangunan di Lampung Selatan itu, lanjut Nanang Ermanto, harus di kawal dengan pola dasar pendekatan dan toleransi oleh segenap komponen masyarakat.
"Harus di kawal dan kita saling bahu membahu membangun Kabupaten Lampung Selatan dengan merapatkan barisan dan membangun persaudaraan dan rasa solideritas sehingga tercipta suasana aman" pesan Plt. Bupati.(db/rn/mel).

(17:12:06) DBFMinfo, Kalianda : Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Lampung Selatan yang terbentuk tahun 2017, setelah dua tahun, hingga kini masih merintis sementara banyak Kabupaten di provinsi lampung yang masih bergabung di bappeda yakni bidang penelitian dan pengembangan.
Badan Penelitian dan PengembanganLampung Selatan merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibutuhkan oleh pemerintah daerah yang mempunyai banyak program. Kepala Balitbang Lampung Selatan Syahlani mengatakan, ke depan Balitbang Kabupaten Lampung Selatan mengutamakan bentuk kajian, survey dan analisa untuk program pembangunan di Lampung Selatan.
"Kami (Balitbang) merencanakan program melalui survey kajian dan analisa terhadap apa yang akan dibangun di kabupaten lampung selatan ini." jelas Syahlani, Selasa (12/11/2019).
Pada dialog Kabar Pemkab di Radio DBFM Lampung Selatan Selasa, Syahlani juga mengatakan, program pembangunan di Lampung Selatan membutuhkan kajian awal agar tidak menyimpang dengan cara memperhatikan struktur wilayah Lampung Selatan.
"Kita akan melihat struktur wilayah kita sendiri seperti itu nah perlu program yang kita tawarkan di samping program perkantoran itu memang sudah rutinitas nah kedua kita program yang paling pokok itu bagaimana peningkatan kapasitas sumber daya aparatur kita dahulu" terangnya lagi.
Meskipun demikian, Syahlani mengakui, Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Lampung Selatan ini Sumber Daya Manusianya masih rendah, karena belum memilki tenaga peneliti. Karena, bagaimana akan melakukan penelitian, jika belum punya tenaga peneliti. Oleh karena itu banyak kajian yang dilakukan Balitbang, selama dua tahum ini bekerjasama dengan, Perguruan tinggi, seperti Unila dan ITTERA.
Syahlani juga menambahkan, di Lampung Selatan saat ini di lalui Jalan Toll, Balitbang akan mengamati dampak dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ini, baik dari segi ekonomi maupun sosial, disamping juga akibat Tsunami yang menerjang sebagian besar wilyah pesisir Lampung Selatan.
K" Kita ini memiliki Jalan Toll, Balitbang akan mengamati dampaknya, baik dari segi ekonomi maupun sosial. Masyarakat bisa membuka usaha disana (Rest Area : red) dan dampak sosialnya, khususnya sektor pariwisata, bagaimana para pengguna Jalan Toll bisa singgah di Kalianda dan sekitarnya untuk berwisata, sebelum melanjutkan perjalanan ke daearahnya." pungkas Syahlani. (db).

(13:46:51) DBFMinfo, Jakarta : Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) mengapresiasi kepada Pemerintah atas upaya pengendalian tembakau yang telah dilakukan salah satunya rencana revisi Peraturan Pemerintah (PP) 109 Tahun 2012 sebagai bentuk edukasi dan pencegahan dari bahaya merokok.
Menurut Ketua PKJS-UI Aryana Satrya, upaya ini sejalan dengan Undang Undang Dasar 1945 dimana setiap warga negara memiliki hak untuk hidup layak, hidup sehat, serta tumbuh dan berkembang di lingkungan yang mendukung.
"PKJS-UI memandang upaya pengendalian tembakau yang dituangkan dalam bentuk kebijakan menjadi bukti bahwa negara berupaya menjamin pemenuhan hak setiap warga negara untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas" kata Aryana Satrya, Selasa (12/11/2019).
PKJS - UI lanjut Aryana, mendukung penuh Pemerintah untuk terus pro terhadap kesehatan dan kesejahteraan sosial, salah satunya dengan upaya pengendalian konsumsi rokok. Karena Perilaku merokok masih menjadi ancaman bagi generasi muda, yang sejatinya diharapkan mampu menjadi para pemimpin di masa depan.
"Kajian yang kami lakukan menunjukkan bahwa rokok tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga berbagai aspek lain seperti sosio-ekonomi” terangnya.
Salah satu studi yang dilakukan oleh PKJS-UI pada tahun 2018, terus dia, menunjukkan bahwa konsumsi rokok berhubungan secara signifikan dengan kemiskinan, stunting pada balita, dan tingkat kecerdasan anak yang rendah.
"Hal ini membuktikan bahwa perilaku merokok dapat menghambat pembangunan SDM dari berbagai aspek seperti kesehatan, pendidikan, dan sosio-ekonomi pada generasi selanjutnya" katanya lagi. Selain itu, masih menurut Aryana Satrya, berdasarkan studi yang dilakukan PKJS-UI pada tahun 2019 terhadap keluarga penerima dana bantuan sosial, masih belum mampu memenuhi kebutuhan pangan dan tempat tinggal yang layak karena anggaran untuk belanja rokok menghabiskan hampir setengah dari kebutuhan sehari-hari.
"Anggaran untuk beli rokok bisa sampai setengah dari belanja harian, artinya harga rokok masih terjangkau bagi kelompok masyarakat miskin, perubahan tarif cukai hasil tembakau diharapkan dapat secara efektif mengendalikan konsumsi rokok pada kelompok miskin dan remaja" ujar Aryana.
Peraturan Pemerintah No. 109 Tahun 2012 merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat tentang bahaya rokok. Beberapa studi menunjukkan bahwa Pictorial Health Warnings (PHW) atau peringatan kesehatan bergambar pada bungkus rokok, mampu mencegah perilaku inisiasi merokok dan mampu mendorong keinginan untuk berhenti merokok.
"Salah satunya studi yang dilakukan oleh Ratih dan Susanna yang dipublikasikan di jurnal BMC Public Health tahun 2018, dimana PHW terbukti lebih efektif dibandingkan peringatan dalam bentuk tulisan saja. Studi tersebut juga mendukung ukuran PHW diperbesar agar menjadi lebih efektif mencegah perilaku merokok dan mengendalikan konsumsi rokok" katanya mencontohkan.
Oleh karena itu, lanjut Aryana Satrya, PKJS-UI memandang revisi PP 109/12 memang perlu dilakukan, karena ukuran PHW sendiri masih harus diperluas. Selain itu, PKJS-UI juga mendorong pemerintah untuk memperbaharui gambar-gambar PHW agar terus menstimulasi orang yang melihat tentang berbagai dampak yang ditimbulkan akibat merokok.
"Kami senantiasa mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya pengendalian tembakau karena upaya pengendalian tembakau sangat terang dan jelas sesuai dengan amanat UUD 1945" tutup Aryana Satrya.(db/rell).

(12:09:45) DBFMinfo, Kalianda : Pelaksana Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto membuka Turnamen Sepak Bola U11 bertajuk Dreams Come True Goes to China, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Bupati Lampung Selatan Tahun 2019, dalam rangkaian Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke XXXVI Kab. Lampung Selatan Tahun 2019 di Stadion Zainal Abidin Pagaralam Kalianda.
Menurut Plt Bupati Nanang Ermanto, Turnamen Sepak Bola U11 merupakan ajang tingkat Nasional yang baru pertama kali diselenggarakan di Lampung Selatan. Nanang juga mengapresiasi kepada panitya, khususnya KONI Lamsel, dan berharap event ini menghasilkan bibit pesepakbola yang berprestasi serra dapat menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan bakatnya dan membuka kesempatan bagi mereka untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
"Turnamen Sepak Bola U11 merupakan ajang tingkat Nasional yang baru kali pertama diselenggarakan di Kabupaten Lampung Selata, ini saya apresiasi saya ucapkan selamat kepada panitya, khususnya KONI beserta jajaran, yang mana ini merupakan satu kebanggaan, pertama kali kita mengadakan Turnamen sepak bola dibawah usia 11 tahun (Under -eleven), di Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai ini" Kata Nanang, Jum'at (6/9/2019)
Reporter DBFM Chika Dhea melaporkan, Ketua Panitya Penyelenggara yang juga Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi, mengatakan Turnamen Sepak Bola U11 Road to China, merupakan rangkaian kegiatan mempetingati Hari Olah Raga Nasional (Haornas) yang akan berlangsung hingga 8 September lusa, diikuti 16 tim yang berasal dari 13 provinsi, seperti Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta.
"Ini (Turnamen Sepakbola U 11) salah satu rangkaian kegiatan Haornas,diikuti 16 Tim dari luar Provinsi Lampung ada dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bangka Belitung DKI Jakarta juga hadir" kata Ariswandi.(cd/db).

(16.45.23) DBFMinfo Kalianda : Dua even bertaraf nasional akan mewarnai Peringatan hari olahraga nasional (Haornas) tingkat Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019, yakni  Kompetisi Sepak Bola U 11 bertajuk Dream Come True to China yang dilaksanakan pada 6 – 8 September di Stadion Jati Kalianda dan Kejurnas Tae Kwondo di GOR Way Handak Kalianda, pada 28 September , mendatang.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lampung Selatan Ariswandi, pada dialog Publik Kabar Pemkab di Radio DBFM Kalianda siang ini mengatakan, berbagai kegiatan telah disusun untuk memperingati Haornas 2019 tingkat Kabupaten Lamsel yang akan dipusatkan di Lapangan Korpri Kalianda pada Senin (9/9/2019) mendatang.
"Namun, berbagai kegiatan dibidang olahraga lain bahkan yang bertaraf nasional juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haornas di kabupaten Lampung Selatan" ungkap Ariswandi dalam dialog Kabar Pemkab di Radio DBFM Kalianda, Rabu (4/9/2019).
Pada upacara peringatan Haornas tanggal 9 September, Lanjut Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Lamsel ini, usai melaksanakan upacara bendera, Plt Bupati Nanang Ermanto juga akan melepas Kontingen Pra PON Lampung Selatan disamping digelar turnamen futsal dan bola voli tingkat pelajar SMA sederajat di Lapangan Pemkab Lamsel.
“Rangkaian kegiatan lengkapnya adalah mulai tanggal 6 – 8 September kompetisi tingkat Nasional Sepak Bola U 11di Stadion Jati, lalu pada tanggal 9 September upacara Haornas dan langsung dilanjutkan pertandingan Bolla Volly dan Futsal Tingkat SLTA /SMA.  Setelah itu pada tanggal 28 September kita akan menggelar Kejurnas Tae Kwondo di GOR Way Handak,” katanya lagi.(db).

(11:55:37) DBFMinfo, Kalianda : Ribuan warga Kalianda dan sekirarnya nampak antusias mengikuti jalan sehat 5K BUMN Hadir Untuk Negri, sebagai rangkaian kegiatan memperingati HUT Ke 74 Kemerdekaan RI, Minggu (18/8/2019).
Rika, road manager Mata Hati Even Organizer (EO) menjelaskan, jalan sehat yang siawali senam bersama, dengan start dan finish di Lapangan Korpri, dilepas oleh staff ahli Bupati Burhanudin, didampingi direktur SDM PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. PT.BA, Joko Purnomo dan Direktur KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Lampung.
"Kita mulai dari jam 06.00 pagi, kita mulai dengan senam bersama, didepan Kantor Bupati (Lapangan Korpri: Red), tadi ada pelepasan start oleh Staff ahli Bupati dan didamping dua Direksi dari PTBA dan KBN" terang Rika, Minggu (18/8/2019).
Menurut Rika, Jalan sehat 3 Kilometer menyusuri Jalan Zainal Abidin Pagar Alam - Jalan Raden intan masuk kearah Gang Pengayoman dan kembali menuju jalan Zainal Abidin pagar alam, ini menyebar 4000 kupon menyediakan 102 macam dorprize dan grandprize sebuah sepeda motor.
"Ada 2000 kupon yang kami bagikan di Radio (DBFM) dan 2000 di Kecamatan Kalianda dengan 102 doorprize yang kita bagikan, dan grandprizenya sepeda motor, Lemari Es dan Mesin Cuci, yang diundi di Panggung diselingi Hiburan Band dari Lokal Lampung dan Jakarta" kata dia lagi. Akhirnya, Juriyah (28)  warga jalan Veteran Kelurahan Bumi Agung berhasil memperoleh Grand Prize Sepeda Motor.
Diketahui, PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) selaku koordinator program BUMN Hadir Untuk Negeri untuk Provinsi Lampung disamping mengadakan kegiatan jalan sehat dan bhakti sosial di Kota Kalianda, juga menggelar pasar murah 4000 paket sembako seharga Rp. 100.000 namun dijual murah Rp. 25.000. (db).

DBFMinfo (Bandarlampung) : Hingga wasit Fadillah yang memimpin laga Perseru Badak Lampung FC melawan Borneo FC meniup peluit panjang, skor masih tetap imbang 1-1 pada laga pekan ke-10 Liga 1 Shopee 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (22/7/2019).

Di Babak pertama, Perseru Badak Lampung FC menunjukkan dominasi terhadap tamunya Borneo FC. Meskipun lamban, dengan pola menyerang, Badak Lampung FC mengandalkan pemain asal brazil Francisco Torres sebagai ujung tombak. Meski hingga waktu turun minum, skor masih kacamata 0-0.

Memasuki babak ke dua, kedua kesebelasan meningkatkan tempo permainan, dan hasilnya, dimenit ke 55, Borneo FC yang di capteni Diego Micael berjuluk Pesut Etam ini menghasilkan gol pertama di pertandingan ini melalui kaki Lerby Eliandry pada menit ke 55.

Namun skor 1-0 itu tidak bertahan lama, Perseru Badak Kampung FC mencoba meningkatkan serangan dengan memasukkan Fernandinho untuk mengganti Jujun Saepulloh pada menit ke-59, team dari Lampung berjuluk Laskar Saburai inipun mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol dari Marquinhos pada menit ke-67.

Dengan hasil ini, tambahan satu poin, Borneo FC kini naik ke peringkat kelima klasemen sementara Liga 1Shopee 2019 dengan koleksi 14 poin. Sementara Perseru Badak Lampung FC naik ke peringkat ke-13 dengan mengoleksi sembilan poin dari 10 pertandingan.(aap).

 

DBFMinfo (Bandarlampung) : Perseru Badak Lampung FC menjamu Borneo FC dalam pertandingan pekan ke-10 Liga 1 Shopee 2019, hari ini Senin (22/7/2019). Skor sementara imbang 1-1, kedua gol terjadi di babak kedua menit ke 10 dan Gol balasan Perseru BLFC pada menit ke 22.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda Way Halim Bandarlampung ini, sejak kick of babak pertama, berlangaung lambat, kedua kesebelasan saling menunggu serangan, pada menit ke 15, wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Badak Lampung nomor punggung 13 dan dimenit ke 25 giliran pemain nomor punggung 4 Borneo FC menerima kartu kuning ketika mengganjal Torres diluar kotak pinalty, Perseru BL FC mendapat tendangan bebas, namun kesempatan itu disia siakan Oleh Fransisco Tores.

Diketahui, Perseru BLFC berada diurutan 15 klasemen dan telah bermain 9 kali, menang 2 kali, seri 2kali dan kalah 5 kali dengan nilai 8. Srmrntsra Borneo FC bertengger di urutan 8, brtmain 7 kali, menang 4 kali, seri 1 lali dan kalah 2 kali nilai 13.(aap).

 

 

 

 

DBFMinfo (Bandarlampung) : Hingga Wasit meniup peluit panjangnya, di menit 94,  Badak Lampung FC  ditekuk 0-3 oleh Bali United. Dalam Shopee Liga 1 di Stadion Sumpah Pemuda Minggu malam (30/6/2019) gol Spasojevic membuat Bali United unggul satu gol, pada menit ke 32 dan Gol ke 2 terjadi pada menit ke 65 dan Gol ke 3 menit ke 67 melalui kaki Wiliam Paceko

Sejak babak pertama , Badak Lampung FC harus bermain dengan 10 pemain setelah pemain bertahan nomor punggung 28 Miftah Anwar Sani  dihukum kartu merah karena melakukan pelanggaran keras.

Memasuki babak ke 2 Laskar Saburai ini semakin tertekan. Praktis selama babak pertama Bali United unggul penguasaan lapangan 70 persen berbanding 30 persen.

Bali United sendiri diperkuat pemain asing, seperti Stefano Lilipaly dan pemain lokal, Irfan Bachdim, dengan kapten Fadil Sausu. Sementara tim Badak Lampung FC yang diasuh Jan Saragih diperkuat sejumlah pemain asing dan lokal seperti Jefri Kurniawan, Marquinchos, dan Torres serta eks pemain Timnas TA Musafry.

(17:12:23) DBFMinfo  Kalianda: Memperingati hari guru 25 November 2019, Menteri Pendidikkan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam pidatonya antaralain mengatakan, perubahan kecil terus bisa dilakukan dengan cara mengajak kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Memberikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas.
Disamping Itu, Nadiem Makarim juga minta guru mengingatkan, tidak mencetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Namun, guru hendaknya menemukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, dan menawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.
Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah SMP Negri Way Panji Lampung Selatan Astina, pada dialog khusus memperingati Hari Guru, Senin (25/11/2019) sore, di Radio Dimensi Baru (DB) FM 93.0 Lampung Selatan mengatakan, kelima pesan Mendikbud itu, semuanya telah di lakukan oleh para guru. Diskusi misalnya, di SMP Negri Way Panji sering melakukannya, setiap sabtu setelah senam, siswa siswi bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah.
"Sebenarnya lima yang di lontarkan Pak Menteri itu sudah kami lakukan, kegiatan diskusi ada kok, bahkan memberikan kesempatan kepada Siswa untuk menjadi tutor kepada siswa lain. Begitu juga belajar diluar kelas. Mungkin karena Pak Menteri belum terjun kesekolah, jadi belum tahu." terang Astina, Senin (25/11/2019).
Senada dengan Astina, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya Asnawi Mangku Sastra, menilai yang dipesankan Mendukbud itu bukan hal yang baru di Sekolahnya, di SMP Negeri 2 Candipuro, bahkan membuat proyek menyertakan anak didik, namun terlepas dari itu, yang terpenting, menurut Seniman lukis lulusan IKIP Jogja ini, semua yang dilontarkan "Mas Mentri" itu harus ditindak lanjuti dengan regulasi yang efektif.
Diketahui sambutan Mendikbud Nadiem Makarim memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November, yang sempat viral di media sosial, dibacakan saat upacara peringatan Hari Guru Nasional 2019.(db).

(12:55:44) DBFMinfo, Kalianda : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung selatan mendukung program Anak Bangsa Cerdas (ABC) Radio Dimensi Baru, dengan mendatangkan Perpustakaan Keliling ini salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca anak di usia dini.
Pustakawan Dinas PK Lampung Selatan Rusman, disela sela siaran Program ABC di Radio DB FM, hari ini mengatakan, perpustakaan keliling ini sudah masuk ke sekolah sekolah dari Taman Kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Atas (SLTA).
"Seluruh TK, SD, MI, MTS dan juga Madrasah se Kabupaten Lampung Selatan, kami juga sudah kerja sama dengan beberapa OPD, seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kominfo dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A)" terang Rusman, Sabtu (23/11/2019).
Ditanya seputar program ABC yang mengundang Perpustakaan Keliling ini, menurut Rusman, hal ini merupakan program jemput bola agar masyarakat terutama pelajar dapat mengakses Perpustakaan dengan mudah.
Rusman juga mengatakan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Selatan akan menyewa tempat yang mudah diakses masyarakat, khususnya di Desa yang jauh dari Kota Kalianda.
"Kami akan menyewa tempat di desa mengingat kami harus menginap misalnya di Tanjung Bintang atau Merbau Mataram yang jauh dari Kalianda" terang Rustam.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan M.Sefri Masdian menjelaskan,  tahun 2020 Perpustakaan Keliling ini akan ada 500 kali kunjungan ke TK hingga SMP dan Desa di Lampung Selatan.
"Tahun 2020 akan ada 500 kunjungan pelayanan kesekolah TK, SD, SMP dan desa2 di Lampung Selatan" kata Sefri Masdian.
Program siaran ABC Radio DBFM LPPL Lampung Selatan, untuk kali ini menampilkan TK Dharma Wanita Depag Kalianda Lampung Selatan (db/ran).

 

(13:31:13) DBFMinfo, Kalianda : Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah penghasil ikan, sudah selayaknya sebagai warga masyarakat Lampung Selatan memanfaatkan potensi perikanan yang sangat besar tersebut secara baik, salah satu upaya tersebut adalah dengan memasyarakatkan makan ikan.
Pada Peringatan Hari Ikan Nasional (HIN) dan Lomba Masak Serba Ikan Kab. Lampung Selatan Tahun 2019 di Wisata Kuliner Dermaga Bom Kalianda Lampung Selatan, Plt Bupati Lampung Selatan, melalui Staff Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan Burhannudin, menyambut baik Lomba masak berbahan ikan dan diharapkan dapat memotivasi kaum ibu mengembangkan berbagai menu masakan berbahan ikan.
"Oleh karena itu saya menyambut baik atas diselenggarakan kegiatan lomba masak berbahan ikan ini, dengan satu harapan bahwa kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat melalui kegiatan ibu ibu pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa untuk mengembangkan berbagai menu masakan berbahan ikan, sehingga secara luas dapat dinikmati oleh masyarakat, sesuai dengan yang telah dicanangkan oleh pemerintah, program gerakan kemasyarakatan makan ikan" harap Nanang Ermanto, Kamis (21/11/2019).
Melalui kegiatan ini Lanjut Nanang Ermanto, juga mengingatkan, pentingnya makan ikan untuk kesehatan dan kecerdasan anak.
"Saya menghimbau kepada kita semua khususnya ibu ibu untuk menyiapkan menu ikan setiap hari di keluarga kita masing masing di mana makan ikan sangat penting untuk kesehatan dan kecerdasan anak kita karena ikan mengandung omega tiga yang diperlukan bagi tubuh kita" kata dia lagi.
Ditempat yang sama, Ketua Panitya Kegiatan yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan, kegiatan lomba masak serba ikan tingkat kabupaten lampung selatan ini hasil kerjasama antara Dinas Perikanan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, bertujuan untuk berinovasi aneka masakan berbahan ikan. "Ini merupakan kerjasama antara Dinas Perikanan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan di mana salah satu tujuan kegiatan lomba masak serba ikan ini adalah untuk menciptakan inovasi aneka menu makanan berbahan dasar ikan yang memenuhi syarat syarat kecukupan gizi yang tinggi" terang Winarni.
Winarni menambahkan, tahun ini tim penggerak PKK Kabupaten Lampung selatan menjadi juara pertama lomba masak serba ikan tingkat Provinsi Lampung dan mewakili Provinsi Lampung pada lomva yang sama tingkat Nasional di Jakarta.
"Insyaallah pada 14 desember mendatang tim dari Kabupaten Lampung Selatan akan mewakili Provinsi Lampung pada lomba masak serba ikan tingkat nasional yang akan diadakan di jakarta" tambah istri Plt. Bupati Nanang Ermanto ini.
Peserta lomba ada 17 Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Lampung Selatan, kemudian bazaar produk kolam perikanan oleh kelompok pengolahan dan pemasaran ikan binaan Dinas Perikanan untuk tim juri terdiri Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung dan Ikatan chef Indonesia Provinsi Lampung. (db/mel).

(20:40:47) DBFMinfo, Kalianda: Peringatan 1 Tahun bencana alam Tsunami yang meluluh lantakkan hampir seluruh wilayah pesisir Lampung Selatan dan Sebagian Banten 22 Desember 2018, tidak dimaksudkan untuk mengungkit duka warga pesisir Lampung Selatan, namun justru untuk me mbangkitkan semangat membangun serta meringankan masryakat terdampak Tsunami.
Yodistara Nugraha Pegiat pariwisata berbasis ekonomi kerakyatan dan Komunitas Lingkungan Laut dan Pantai Lampung Selatan mengatakan, rata rata keluarga korban tsunami di Desa Kunjir akan mengirim do'a namun tidak bersama sama, 24 keluarga masing masing mengirim do'a, anggota keluarga yang menjadi korban dan pihaknya akan mengakomodir dengan menggelar do'a bersama.
"Jadi gini loh, rata rata keluarga yang korban tsunami ini kan akan mengadakan acara kirim do'a dan di desa kunjir itu ada 24 keluarga korban tsunami, jadi kalau setiap keluarga mengadakan itu pada tanggal yang sama siapa yang mau datang" terang Yodistara Nugraha, Senin (18/11/2019).
Pada Dialog Publik di Radio DBFM Lampung Selatan Senin Sore, Yodistara juga mengatakan, rencana peringatan 1Tahun Tsunami ini nendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Kunjir Rio Imanda,  karena kegiatan ini dapat membangkitkan semangat para korban tsunami.
"Saya sudah menghadap Kepala Desa Bang Rio (Rio Imanda : red) yang pada prinsipnya Pak Kades Mendukung, ya kita juga punya program untuk mencari donasi dari beberapa lembaga ataupun relawan ataupun siapapun lah yang mau berkontribusi dalam kegiatan ini" jelas Yodistara lagi.
Seperti diketahui, peristiwa tsunami yang disebabkan oleh letusan Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda menghantam daerah pesisir Lampung dan Banten, paling tidak 426 orang tewas dan 7.202 terluka dan 23 orang hilang akibat peristiwa ini. (db).

(12:48:54) DBFMinfo, Kalianda : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yasba Kalianda Lampung Selatan, hari ini mewusida 67 lulusan Strata 1 terdiri 12 wisudawan dari  Fakultas Syariah, 55  dari Fakultas Tarbiyah, Periode ke-4 di Grand Elty Krakatoa Kalianda Resort Lampung Selatan.
Sebagai wisudawan terbaik, Evi Novita dari Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah  dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 3,71 berprediket Dengan Pujian, Abdulah Umar Siddiq dari Manajemen Pendikan Islam meraih IPK 3,62 dengan prediket Dengan Pujian dan Roslina meraih IPK 3,60 juga Dengan Pujian.
Ketua STAI Yasba Kalianda Drs. M. Yacub Yuhira, S.H., M.M.Pd setelah membuka rapat senat terbuka sebagai dimulainya prosesi wisuda dalan sambutannya nengatakan, dalam kondisi yang ketat persaingan, mahasiswanya mampu mencatat prestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tapi juga ninakademik.
“Mahasiswa kita mencatat prestasi di tingkat provinsi hingga nasional dengan menjadi juara pertama dan kedua,” terangnya Senin (18/11/2019).
Sedangkan Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengapresiasi para wisudawan sehingga bisa meraih prediket sarjana dan semoga dengan wisuda ini menjadi titik awal untuk memacu STAI Yasba terus meningkatkan kualitas lulusannya.
"Semoga dengan telah diwisuda nya para mahasiswa angkatan keempat Sekolah Tinggi Agama Islam, akan menjadi titik awal yang memacu lembaga ini untuk terus meningkatkan kualitas secara lebih baik dan masa yang akan datang" harap Nanang Ernanto.
Hadir pada Wisuda ini, Koordinator Wilayah VII Kopertais Sumatera Bagian Selatan, DR Erizal MA, anggota Forkompimda,  Ketua Perguruan Tinggi di Lampung Selatan termasuk Rektor Itera, Prof., Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc (Eng).,(db/mel)

(16:31:24) DBFMinfo, Bandarlampung : Guna mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca dan Pengukuhan Bunda Literasi Provinsi Lampung yang akan digelar pada hari Selasa, (8/10/2019) di ruang Abung Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.
Untuk itu Jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, hari ini mengadakan audiensi dengan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Pj. Sekdaprov Fahrizal Darminto. Dalam audiensi dibahas berbagai persiapan guna suksesnya acara pengukuhan ibu Riana Sari Arinal sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung Tahun 2019.
Kadis Ferynia melaporkan kesiapan pelaksanaan Pengukuhan Bunda Literasi telah mencapai 90 persen.
"Prinsipnya kami beserta jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah mempesiapkan acara tersebut semaksimal mungkin. Undangan telah disebar begitu juga dengan para narasumber. Bahkan Kepala Perpustakaan Nasional RI Bapak Syarif Bando akan hadir sekaligus mengukuhkan Ibu Riana Sari Arinal sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung Tahun 2019" terang Ferynia, Jum'at (4/10/2019).
Lebih lanjut dikatakannya bahwa pengukuhan bunda literasi ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Lampung.
"Surat Keputusannya sedang di proses di Biro Hukum, untuk ditandatangani bapak gubernur", tambah Ferynia.
Dalam arahannya Fahrizal berpesan, peningkatan budaya baca disemua lapisan agar lebih cepat, sebagai seorang perempuan sekaligus Ibu, Bunda Riana Sari Arinal lebih inovatif dan kreatif.
"Peningkatan budaya baca disemua lapisan masyarakat akan lebih cepat, karena dengan seorang ibu akan lebih dekat dengan masyarakat, lebih inovatif dan kreatif dalam menumbuh kembangkan minat baca. Dengan terbangunnya masyarakat Lampung yang cerdas, maka kesejahteraan Lampung meningkat menuju terwujudnya Lampung Berjaya". Jelas Fahrizal.
Dalam audiensi itu juga dibahas juga, terkait sedang dibangunnya gedung perpustakaan yang representatif dan modern milik Pemprov, menurut Fahrizal masyarakat Lampung akan memiliki tempat yang nyaman dan layak yang membuat masyarakat mudah mencari informasi yang dibutuhkan guna meningkatkan kualitas diri dan mencerdaskan masyarakat Lampung sesusi dengan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
"Dengan meningkatkan budaya literasi di Provinsi Lampung, maka akan tumbuh generasi yang kreatif dan inovatif, karena hasil dari literasi adalah kreatifitas". Pungkas Fahrizal. (db/dpa).
033710
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
32
88
1108
31099
1108
5323
33710

Your IP: 3.215.182.36
07-12-2019
disdukcapil
Advertisement

Top Stories

Grid List

(18:11:26) DBFMinfo, Kalianda : Lampung Selatan Fair (LSF) 2019, yang akan digelar 8-14 September di Lapangan Ciptakarya Kalianda, hari ini ditinjau Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.
Disela sela peninjauaannya, Nanang Ermanto kepada DBFM Radio mengatakan, LSF 2019 akan menyediakan 120 Stand untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD), UMKM, Kuliner dan Otomotif.
"Disamping 120 Stand pameran untuk OPD, UMKM, Kuliner dan Otomotif, Lampung Selatan Fair juga ada panggung hiburan yang akan menampilkan 3 artis Ibukota. Sedangkan stand OPD akan menampilkan hasil pembangan yang di programkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan" terang Nanang Ernanto, Jum'at (6/9/2019).
Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan Yusri, menjelaskan, sebagai rangkaian HUT Lampung Selatan ke 63, LSF 2019, merupakan ajang promosi hasil kegiatan yang telah dicapai Lampung Selatan yang bermuara pada peluang investasi disamping juga sebagai visualisasi potensi pembangunan yang dimiliki Lampung Selatan multi sektoral, seperti sektor pariwisata.
"Sebenarnya tujuan Lampung Selatan Fair ini adalah sebagai ajang promosi hasil kegiatan yang telah dicapai Lampung Selatan yang Insyaalah bermuara pada peluang investasi disamping juga LFLS 2019 ini sebagai visualisasi potensi pembangunan yang dimiliki Lampung Selatan seperti sektor pariwisata."terang Yusri.
Disektor Pariwisata, lanjut Yusri, Lampung Selatan tidak diragukan lagi, seperti Gunung Anak Krakatau (GAK) dikawasan Pulau Sebesi sudah mendunia, dan Pantai Minang Rua di Kecamatan Bakauheni.
"Kita kan punya Gunung Anak Krakatau, di pulau Sebesi betkelas dunia dan Pantai Minang rua, yang telah bangkit setelah diterjang Tsunami akhiir tahun lalu." pungkas Yusri.(rd/db).

 

(18:31:36) DBFMinfo, Kalianda : Kebun Lebah Simpur di Desa Kecapi Kecamatan Kalianda milik Heri Damora, wisata kebun lebah yang dirintis sejak 2017 ini banyak di kunjungi karena edukasi yang di dapat, banyak wisatawan luar berkunjung di wisata ini demi melihat secara langsung cara perawatan dan perlakuan pada lebah-lebah tersebut agar menghasilkan madu yang berkualitas baik.
Wisata edukasi ini juga membangun perekonomian warga di desa kecapi dengan mengembangkan wisata ini madu hasil ternak dapat di jual hingga ke luar kota dan madu ini juga sudah terekspor ke luar negeri walaupun hanya di asia saja.
Wisata Kebun lebah seluas 2 hektare ini  menurut Heri Damora ada 4 jenis  lebah, yakni  trigona, thoracica, apicalis dan labicet, keistimewaan lebah ini  mudah untuk di ternak, lebah ini tidak berpindah-pindah sarang, tidak menyengat, juga tidak terpengaruh pada hasil madunya dan tidak terganggu oleh keramaian orang di sekelilingnya.
"Ada 4 lebah, trigona, thoracica, apicalis dan labicet. Mudah diternak, tidak berpindah pindah sarang dan tidak menyengat" terang Heri, Rabu (4/12/2019).
Setiap hari, lanjut Heri yang pernah tinggal di Arab Saudi ini, selalu ada yang datang ke kebun yang mempekerjakan 4 orang,  dan sudah populer. Bahkan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) pernah datang dan berdasarkan testimoni, madu Trigona bisa menghilangkan ketergantungan narkoba. Dirinya mengaku tidak tahu jika madunya ini berkasiat menyembuhkan Diabetes, Maag kronis dan  ketergantungan narkoba.
"Saya malah tidak tahu, saya tahunya bisa menyembuhkan ketergantungan narkoba ya dari BNN yang datang lagi dan membeli madu Trigona" aku Heri Damora.
Ia menambahkan hingga saat ini telah ada 300 koloni atau pohon untuk peternakan lebah madu dengan omzet Rp. 10 Juta per bulan.
“Tiap hari sih bisa panen, sekali panen bisa sampai 200 liter, harganya Rp 500 ribu perliternya, nama lebahnya trigona, kalau yang kemasan 250 Mili liter Rp. 150.000” tuturnya seraya menerabngkan tamu juga dapat menganbil madu sendiri meski sudah ada yang dikemas.(db).

DBFMinfo (Jakarta) : Pertemuan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (Kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/6/2019) dalam rangka rencana kerjasama dan pembahasan kesepakatan bersama dalam Penyediaan Pangan dari Provinsi Lampung untuk Provinsi DKI Jakarta.(Foto: humasprovlpg).

DBFMinfo – Berkunjung Ke Lampung? Ini dia destinasi wisata di Lampung yang wajib Anda kunjungi. Berada di daerah perbukiatan dan pantai, Lampung merupakan salah satu kota yang memberikan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Lampung merupakan salah satu kota yang paling besar di provinsi Sumatera Selatan dan merupakan kota penghubung antara Sumatera dan Jawa sehingga tidak heran jika Lampung selalu ramai dengan berbagai suku yang ada di dalamnya dari Sumatera maupun jawa. Selain terkenal sebagai pintu gerbang sumatera yang menyajikan kehidupan ekonomi yang baik, Lampung juga memberikan tempat wisata yang indah dan menarik bahkan terkenal mendunia sehingga wajib untuk dikunjungi. Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa tempat wisata di Lampung yang paling terkenal bahkan sampai ke mancanegara.

   Daftar Tempat Wisata Di Lampung   

 1  Tanjung Setia

Tempat Wisata Lampung - Tanjung Setia

Pantai Tanjung setia sudah terkenal sejak lama sebagai tempat wisata di Lampung yang memberikan tempat surfing kelas dunia yang memukau. Pantai ini menjadi alternative bagi para pecinta selancar yang sudah bosan dengan pantai pelabuhan ratu di jawa Barat. Pantai ini memberikan ombak terbaik di dunia yang sangat menantang. Selain anda dapat menguji adrenalin anda dengan surfing, anda juga dapat menikmati panorama lainnya yang tidak kalah indah layaknya panorama pantai. Untuk mencapai tempat yang memukau ini, anda harus menempuhnya dengan jarak yang cukup jauh. Tempat ini berada sekitar 270 km dari Bandar Lampung yang membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk sampai di tempat ini. Akan tetapi, semua perjalanan tersebut akan terbayar dengan panorama pantai yang masih asri dan pengalaman surfing yang menegangkan dengan ombak yang menakjubkan.

 2  Taman Nasional Way Kambas

Tempat Wisata Lampung - Taman Nasional Way Kambas

Taman nasional way kambas merupakan objek wisata di lampung yang menjadi salah satu taman nasional yang paling tua di Indonesia. Taman nasional way kambas merupakan wisata cagar alam yang sudah terkenal dengan pelatihan serta perlindungan gajah sehingga tidak heran apabila gajah menjadi mascot bagi tempat wisata ini. Akan tetapi, selain konservasi terhadap habitat gajah, wisata cagar alam lampung ini juga melindungi berbagai hewan yang hampir punah lainnya seperti harimau sumatra serta badak sumatera. Untuk mencapai tempat ini anda hanya perlu melakukan perjalanan selama kurang lebih 2 jam dari kota Bandar Lampung. Selain anda dapat mengetahui bagaimana cara melindungi gajah dan hewan lainnya, di tempat ini anda akan dihibur dengan berbagai atraksi gajah seperti menari, bola gajah, dan lain sebagainya. Selain itu anda juga dapat mencoba untuk menunggang gajah berkeliling melewati hutan, rawa, padang alang-alang serta semak belukar.

 3  Wisata Gunung Krakatau

Tempat Wisata Lampung - Wisata Gunung Krakatau

Siapa yang belum pernah mendengar kata Gunung Krakatau. Bagi kalangan pecinta photography dan topografi mengunjungi gunung Krakatau menjadi hal yang wajib untuk dikunjungi. Di objek wisata ini anda akan dimanjakan dengan pemandangan yang menakjubkan yang memadukan antara panorama gunung dengan laut yang tidak akan anda temui di tempat lain. Gunung Krakatau merupakan salah satu tempat wisata di Lampung yang sudah mendunia dengan aktivitas gunung vulkanik yang masih aktif hingga saat ini. Di tempat ini anda akan diberikan dengan berbagai paket wisata Lampung berupa wisata laut yang eksotik serta berbagai wisata alam lainnya.

 4  Pantai Pasir Putih

Tempat Wisata Lampung - Pantai Pasir Putih

Pantai pasir putih merupakan salah satu objek wisata di lampung yang paling menarik untuk dikunjungi. Berada tidak jauh dari pusat kota, yakni sekitar 20 km dari Bandar lampung sehingga hanya memerlukan kurang lebih 20 menit saja pantai ini ramai dan banyak dikunjungi oleh wisatawan baik domestic maupun mancanegara. Selaras dengan namanya, pantai ini mempunyai pasir putih yang sangat menawan serta panorama laut serta kesejukan udara pepohonan yang menentramkan hati. Selain pantai pasir putih, anda juga dapat menjelajahi pulau Condong yang menawan karena berada tepat di depan pantai sehingga lengkap sudah trip wisata anda di kota Lampung. (AZWisata)

Upcoming Events

Advertisement